SOFIFI – Gubernur Maluku Utara (Malut) dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Ir. Abuhari Hamzah melaunching Aktualisasi Aksi Perubahan Peserta PKP I dan PKA I BPSDM Provinsi Maluku Utara Tahun 2022”.
Ir. Abuhari Hamzah saat membacakan sambutan Kamis (02/02/23) di Royal Resto menyebutkan, Sumber Daya Manusia di lingkup pemerintahan menjadi salah satu ukuran keberhasilan dalam menyelenggarakan roda pemerintahan. Kualitas Aparatur Sipil Negara yang baik akan melahirkan Good Governance dan jika kualitas buruk maka akan berdampak sebaliknya.

Pemerintah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia telah diberikan tanggung jawab untuk menyelenggarakan sejumlah kegiatan pengembangan.
“PKP I dan PKA I telah menjadi salah satu syarat dalam mengikuti penjenjangan jabatan sehingga diharapkan melalui Pendidikan ini dapat melahirkan pejabat ASN yang berkompeten,” Kata Abuhari saat membacakan sambutan.
Kata dia, konsep launching bersama sejumlah reformer menunjukan bahwa ada kekompakan dalam menyelesaikan setiap proyek perubahan yang dilahirkan masing-masing reformer.
Terkait proyek perubahan atau proper tersebut, sebagai acuan bersama bahwa saat ini pemerintah provinsi Malut dalam hal inovasi masih sangat jauh dari harapan, dimana berada pada 4 urutan paling buncit yakni 34 dari 34 provinsi.
Oleh karena itu, 24 proyek perubahan yang digagas oleh reformer, kedepan setelah pendidikan harus ditindaklanjuti melalui Balitbangda, agar dinilai dan jika layak akan didaftarkan sebagai peserta lomba inovasi sehingga mendukung rencana pemerintah memperbaiki tingkatan dalam berinovasi.
Sementara itu ketua panitia Irfan Kabau dalam laporannya menyebutkan, semangat untuk menyelesaikan pendidikan PKP I dan PKA I adalah modal utama bagi setiap reformer yang sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan oleh BPSDM Provinsi Malut.
“ada 24 reformer menyatakan sikap untuk bersama-sama menggelar launching proyek perubahan atau proper atau aksi perubahan yang telah disiapkan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” katanya.
Perlu diketahui peserta launching tidak hanya berasal dari pejabat eselon III namun juga pejabat eselon IV lingkup pemerintahan Provinsi Malut, namun juga sebagian dari peserta yang akan dilaunching aksi perubahan adalah pejabat dari Kabupaten dan Kota yang juga sebagai siswa dalam Pendidikan kali ini.
Diketahui 24 reformer tersebut salah satunya adalah Sekretaris Inspektorat Provinsi Malut Mu’djizah Bachmid, SH, MH melakukan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Malut.
Mu’djizah Bachmid dalam mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan I melakukan aksi perubahan Digitalisasi Pengarsipan Dokumen Inspektorat Bersinergi Dengan Satgas SPIP (SI Akurat Bergegas).(*)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

