Gubernur Malut Minta Pelabuhan dan Bandara Diperketat

SOFIFI – Gubernur Maluku Utara (Malut) KH. Abdul Gani Kasuba yang juga menjabat sebagai ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, didampingi dua pucuk pimpinan yaitu wakil ketua l Danrem 152 Babullah Kolonel Inf Endro S dan wakil ketua ll Kapolda Malut Brigjen Pol Rikwanto, memantau langsung pelayanan dibeberapa titik di Kota Ternate.

Peninjauan yang dilakukan bertujuan untuk melihat langsung kerja lapangan para tim gugus serta pelayanan akses masuk ke Kota Ternate, diantaranya, Pelabuhan Ferry Bastiong, Puskesmas Kalumata, Pelabuhan Ahmad Yani dan Bandara Sultan Babullah .

Dimana terlihat yang mendamping gubernur adalah sekretaris gugus tugas covid-19 Malut Syamsuddin A Kadir, Kadis Kesehatan, Karo Protokol, Kerjasama dan Komunikasi public serta Kadis Perhubungan. Dalam kunjungan itu, ketua gugus tugas melihat langsung pelabuhan penyeberangan kapal feri, orang nomor satu di Malut itu melihat langsung ruang tunggu dan lokasi screening, termasuk yang berada di Puskesmas Kalumata dan pelabuhan Ahmad Yani serta pemeriksaan Alat Pelindung Diri (ADP). Sementara di Bandara Babullah gubernur menyembangi ruang keberangkatan maupun kedatangan. Kepada sejumlah wartawan Gubernur Malut mengatakan, dalam kunjungan tersebut ternyata ditemukan di lapangan masih banyak kekurangan APD, sehingga akan dipenuhi semaksimal mungkin.

“Adapun kekurangan tekhnis yang saya amati, seperti di puskesmas Kalumata, dokternya sudah gunakan APD, sebenarnya pakaian itu dipakai saat menangani pasien PDP, sehingga tidak menimbulkan kepanikan dikalangan masyarakat, namun saya maklumi mungkin itu langkah ikhtiar pihak puskesmas,” jelasnya. Sementara terkait dengan mudik nantinya, kata gubernur akan membatasi dan memperketat sejumlah pintu masuk maupun keluar yang ada di Malut. “Alhamdulillah di Malut hanya 1 pasien positif, dari hasil tes kedua menunjukan negatif, maka mereka yang berstatus PDP dan ODP yang ada, harus diawasi dengan baik,” pintanya.

Terpisah wakil ketua ll gugus tugas penanganan Covid-19, Brigjen Pol Rikwanto yang juga Kapolda Malut menuturkan, kunjungan yang dilakukan untuk memantau proses penanganan dan pencegahan covid-19 pada Akses masuk ke Malut, yang paling utama yaitu bandara Babullah.

“Sementara terkait logistik untuk daerah-daerah harus lancar, bila perlu dikawal, supaya ditengah kita menghadapi wabah corona, jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan kebutuhan dasar seperti sembako dan lainnya. selama ini kita cukup baik, tidak ada hambatan, ketahanan pangan kita cukup kuat, suplay terus jalan, tadi gula sudah masuk, harga gula juga sudah mulai turun, saat ini kami terus awasi tidak boleh ada penimbunan kalau kedapatan kita tindak langsung,” tegasnya.(iin)

Berikan Komentar pada "Gubernur Malut Minta Pelabuhan dan Bandara Diperketat"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*