Ikram juga mengatakan Pemda Halteng juga bekerja sama dengan Bank Maluku Malut melalui penyertaan modal sebesar Rp10 miliar dengan deviden sekitar Rp2 miliar per tahun.
“Ini menunjukkan perputaran uang di daerah berjalan baik dan berdampak langsung terhadap program kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Bupati Halteng juga menegaskan bahwa meski memiliki kapasitas fiskal yang besar, anggaran daerah tetap difokuskan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan infrastruktur.
Dia juga menyebut Halteng selama ini memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Maluku Utara maupun daerah kabupaten/kota lainnya.
Untuk itu dia meminta data pembangunan yang dipaparkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Maluku Utara lebih akurat dan selaras dengan data Pemda Halteng, khususnya terkait angka kemiskinan.
