Irfan Jalil Soroti Banjir Akibat Hilangnya Wilayah Resapan di Labuha

Ia menegaskan, intervensi manusia yang mengubah fungsi lahan resapan air secara tidak benar menjadi pemicu utama terjadinya banjir.

“Banyak lahan yang vital untuk penyerapan air kini telah dialihfungsikan misalnya penimbunan resapan air yang dilakukan oleh Kades Labuha padahal masih ada ruang terbuka yang bisa dijaga,” Jelas Irfan.

juga mengimbau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) untuk memperkuat kapasitas mereka dalam melakukan analisis dampak lingkungan dan pemetaan risiko bencana dengan pendekatan yang komprehensif.

“Sekarang yang penting adalah implementasi yang tegas dan konsisten,” tutur Irfan. (nan)