“Terkait hal tersebut, masyarakat diminta tidak mengambil tindakan sendiri seperti langsung memotong atau menarik pohon yang roboh mengenai kabel. Segera laporkan ke PLN agar aliran listrik dapat dipadamkan terlebih dahulu demi keselamatan sebelum dilakukan evakuasi bersama,” katanya.
Sitra menambahkan, PLN selama ini telah melakukan berbagai upaya edukasi kepada masyarakat, termasuk melalui video animasi yang disebarkan melalui pemerintah kelurahan dan grup media sosial warga. Namun demikian, edukasi secara langsung dan masif masih diperlukan agar kesadaran masyarakat terhadap bahaya listrik semakin meningkat.
PLN berharap masyarakat dapat lebih disiplin menjaga jarak aman dari jaringan listrik demi keselamatan bersama serta menjaga keandalan pasokan listrik di Kota Tidore Kepulauan. (ute)
