Kapolresta Tuntaskan Konflik Pendukung Poram Dan Perstug

“Kami sangat percaya kepada masyarakat Kota Tidore. Karena itu, tidak ada surat pernyataan yang dibuat. Kepercayaan ini kami kembalikan kepada masyarakat Mareku dan Tuguiha agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan persaudaraan,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan pemuda Mareku, Saiful Abubakar, menegaskan bahwa masyarakat Mareku tidak mengajukan tuntutan yang berlebihan. Menurutnya, warga hanya menginginkan adanya itikad baik dari pihak Tuguiha sebagai bentuk penyelesaian persoalan.

“Tuntutan kami hanya satu, yaitu kami berharap warga Tuguiha atau perwakilannya datang ke Mareku untuk meminta maaf kepada masyarakat Mareku. Itu yang kami harapkan agar persoalan ini selesai dengan baik dan hubungan persaudaraan antar kelurahan kembali seperti semula,” kata Saiful.

Di kesempatan yang sama, Plt. Lurah Mareku, Anwar Syahdan, mengapresiasi terlaksananya mediasi tersebut dan berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga perdamaian yang telah terbangun. Anwar juga mengimbau para suporter Poram Mareku agar tetap menjunjung tinggi sportivitas dalam memberikan dukungan kepada tim kebanggaan mereka.