Kasus Korupsi RS Pratama Halmahera Barat Mandek

RS Pratama Halbar

JAILOLO – Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Halmahera Barat (Halbar) makin disorot.

Pasalnya, meski anggaran mencapai Rp 42,9 miliar, progres pekerjaan hanya 39,96 persen. Ironisnya, dana Rp 15 miliar sudah cair.

Ketua Umum Sentrum Mahasiswa Indonesia Halbar (SEMAINDO) DKI Jakarta, Sahrir Jamsin, menuding proyek itu penuh rekayasa. Ia menyebut temuan BPK RI yang mengungkap adanya kekurangan volume pekerjaan senilai Rp 2,4 miliar.

 “Artinya ada pekerjaan fiktif yang dibayar penuh dengan uang rakyat,” tegasnya, melalui keterangan tertulis, Selasa (26/8/2025) 

Tak hanya itu, lokasi proyek dalam kontrak tercatat di Kecamatan Loloda, namun dipindahkan sepihak ke Kecamatan Ibu tanpa revisi dokumen. “Ini bukti sejak awal proyek bermasalah,” tandasnya