Kemendag Lakukan Verifikasi Kesiapan Infrastruktur IPSKA di Halut

Agung juga menyampaikan optimismenya bahwa dengan segala kesiapan yang telah dilakukan oleh Halut, termasuk di bidang infrastruktur pendukung dan lain sebagainya, semoga Halut dapat ditetapkan sebagai IPSKA. Jika tanpa kendala dan berkat dukungan semua pihak, segala sesuatunya dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Terpisah, Kadis Perindag Halut, Nyoter Koenoe menyebutkan selama 2 hari penuh kegiatan verifikasi, (30 dan 31 Januari 2026), tim dari  Ditfas Ekspor dan Impor Dirtjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan RI telah melakukan kunjungan ke beberapa perusahaan dan UMKM yang menjadi pendukung dinas Perindag yaitu PT NICO, PT NHM, PT Pasific Coir, UMKM Hobata Farm dan Pelabuhan Tobelo serta mendengar aspirasi dan memastikan semua infrastruktur dan perangkat yang ada sudah siap dalam persiapan penetapan IPSKA di Halut.

Selanjutnya, kata Nyoter, untuk UMKM akan ditindaklanjuti dengan pelatihan dari Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP) Kementerian Perdagangan RI.

Sementara itu  tim Verifikasi ini akan berkoordinasi dengan pihak PPJEP agar UMKM calon eksportir mendapat pelatihan penggunaan Certificate of Origin (Coo) atau Surat Keterangan Asal (SKA) barang untuk mendapatkan tarif preferensi dan persiapan lainnya. (fer)