Komisi III DPRD Tidore Sinergitas Dengan BWS dan BPJN Tangani Masalah Banjir Dan Jalan

Berdasarkan pengamatan BWS, kata Saleh, ketika curah hujan di atas 200 milimeter dalam 1 jam, air sungai berpotensi meluap.

“Jadi susun matrix, karena kami akan pelajari dulu. Nanti saya perintahkan ke teman-teman untuk cek lapangan. Kita akan cek sama-sama,” katanya.

Saat ini kata dia, pihaknya tengah fokus melakukan pengusulan program untuk tahun depan. Ia berharap, tidak tidak ada lagi efesiensi anggaran di tahun 2026 sehingga programnya bisa berjalan maksimal.

Sementara Kepala BPJN Maluku Utara Navy A. Umasangadji yang belakangan hadir dalam forum tersebut juga siap memberi dukungan pembangunan infrastruktur di Kota Tidore khususnya kerusakan akibat dampak bencana.

Salah satu yang direspon cepat oleh BPJN terkait dampak bencana di Kota Tidore yaitu banjir di kelurahan Bobo, Tidore Utara yang terjadi 2 kali dalam sepekan.

Banjir yang membawa material pasir tersebut meluap ke badan jalan Sultan Abidin Syah. Akibatnya, aktifitas masyarakat melalui jalan nasional penghubung Rum-Soasio sempat terhambat.