TIDORE – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Proyek tersebut terdiri dari pembangunan gedung poli rawat jalan, dan gedung unit pengelolaan darah, Yang bersumber dari DAK, selain itu ada juga proyek pembangunan gedung Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab) dan Laboratorium Kesehatan Tidore Yang bersumber (DAU), kedua proyek ini progresnya baru mencapai 30 persen.
Ketua Komisi III DPRD Tidore, Ardiansyah Fauzi, memgatakan proses pekerjaan yang dilakukan pihak ketiga agak lambat. Ia mengaku, Komisi III sudah dua kali turun untuk mengecek seluruh progres pekerjaan proyek, baik yg bersumber dari DAK maupun DAU.
“Temuan di lapangan beberapa pekerjaan besar terlihat begitu lambat progresnya. Dan kami sudah meminta ke pihak ketiga lewat pengawas lapangannya langsung, bersama dengan dinas terkait agar pekerjaan-pekerjaan besar yang kontruksi bangunan cukup rumit, agar melakukan penambahan tenaga kerja khususnya pekerjaan di Dinkes dan dana hibah BPBD,” ungkap Ardiansyah, Rabu (22/10/25).
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

