“Belanja operasi Rp 433 Miliar, selanjutnya belanja modal sebesar Rp 323 Miliar, sementara untuk belanja tak terduga Rp 5,2 Miliar,” jelasnya.
“Untuk belanja transfer dalam hal ini untuk bagi hasil dan belanja bantuan keuangan sebesar Rp 109 miliar lebih,” sambung Umar.
Selain itu, Pemda juga merancang defisit sebesar Rp31,2 Miliar. “Demikian defisit sebesar Rp31,2 Miliar, sisa lebih pembiayaan anggaran Daerah tahun berkenaan atau silpa minus Rp 64 miliar lebih,” papar Umar.
“Selanjutnya kami sampaikan kepada DPRD untuk dilakukan pembahasan dan kesepakatan bersama dan menjadi pedoman penyusunan rancangan APBD Kabupaten Pulau Morotai Morotai Tahun 2023,” tutup Umar. (fay)
1 2
