MOROTAI – Dinamika di Pemkab Pulau Morotai menghangat menyusul isu judi online (Judol) yang diduga melibatkan Sekda Muhammad Umar Ali.
Isu yang awalnya bersifat pribadi kini melebar ke dinamika politik pemerintahan. Penelusuran Fajar Malut dalam sepekan terakhir, nama Asisten II Ahdad Hi Hasan mulai diperbincangkan sebagai calon kuat pengganti Umar, dengan dorongan dari sejumlah pihak di lingkaran kekuasaan.
Walau tengah ditekan, Umar Ali belum kehilangan pijakan. Dukungan dari mayoritas ASN terhadap Umar justru makin menguat setelah isu judol mencuat.
Sejumlah pimpinan OPD yang ditemui secara terpisah masih kompak membela Umar. Mereka menilai kinerja Umar selama ini profesional dan tidak ada masalah di birokrasi.
“Ini murni masalah keluarga yang ditarik ke ranah politik. Digoreng untuk menjatuhkan pak Sekda,” ujar salah satu pimpinan OPD yang meminta namanya disamarkan karena isu sensitif.

