Diharapkan Site Weda juga dapat berkembang untuk melayani jasa-jasa sektor Sertifikasi dan Eco-Framework, Migas, Laboratorium Pengujian dan Kalibrasi, Komoditi dan Solusi Perdagangan, serta jasa-jasa Sucofindo lainnya.
Dirinya juga berharap dengan adanya lokasi site baru ini laboratorium PT. Sucofindo Site Weda telah dapat beroperasi untuk melayani pengujian di sektor Mineral (bijih nikel dan produk turunannya) serta Batubara.
“Harapannya dengan adanya Laboratorium PT. SUCOFINDO Site Weda ini, dapat memberikan kontribusi positif terhadap percepatan dan pertumbuhan ekonomi di area setempat,” tutupnya.
Sementara itu Pj Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji mengatakan sumberdaya alam di Maluku Utara begitu besar tapi uji laboratorium dibawa ke Makassar di uji di sana dan itu memakan biaya yang cukup besar.
“Sekarang dengan hadirnya laboratorium PT. Sucofindo di Weda, maka sudah bisa dilakukan uji di Weda dan tak lagi buang biaya mahal ke Makassar,” ucapnya.
Ikram juga menyentil soal FID (First Input Delay) PT. IWIP itu belum jalan, beda dengan di Sorowako. “Keputusan investasi final (FID) sudah menginput lingkungan dan sosial cost. Disini belum,” akunya.
“Sehingga begitu ada masalah, buru-buru ni, jadi kadang-kadang kita gak tau apakah paket CSR, nah ini menjadi peran Sucofindo nanti,” jelasnya.
Pengalaman bekerja di Menko Marves membuat dirinya tahu persoalan pertambangan. “Karena saya dari Marves saya tahu nih masalah pertambangan, kalau ada yang melenceng sedikit,” tuturnya.
Dikatakannya bidang penugasan Sucofindo luas, sampai bisa ke elektrik. Walaupun lambat tapi saat ini ini sudah ada. Nanti diperluas, karena saat ini hanya tambang. Nanti kita mau lakukan pengujian kualitas air juga.
“Saya pikir dengan kehadiran Sucofindo banyaklah yang bisa dikolaborasikan,” tandas Ikram. Sementara itu juga Kepala Cabang PT. Sucofindo Makassar, Gatot Kafrawi menyampaikan pihaknya siap mensuport Pemda Halteng dan sekitarnya serta kepada pelanggan PT Sucofindo yang selama ini pengujiannya dikirim ke cabang Makassar maupun Kendari.
“Harapan kami, dengan kehadiran laboratorium Sucofindo Site Weda ini akan mempercepat proses pengujian analisa dari kegiatan di sektor mineral maupun batubara,” tuturnya.
Di samping itu lanjut Gatot rencana kedepan Sucofindo juga akan mensuport pemerintah setempat dan para pelanggan terkait dengan sertifikat lingkungan.
“Dimana sebenarnya kita punya semuanya, kita bisa melakukan sertifikasi, pengujian lingkungan, pada saat ini juga bisa dilakukan tim kami di Makassar,” akunya. “Mudah-mudahan tahun ini kami bisa lakukan di Weda sehingga percepatan laporan bisa kita berikan,” ujar Gatot.
Gatot juga mengatakan saat ini jumlah karyawan PT. Sucofindo di Weda ada 14 orang. Untuk itu dirinya berharap jika pemuda pemudi daerah yang punya kompetensi yang memenuhi persyaratan yang diperlukan silahkan bergabung dengan Sucofindo. “Karena kami sangat senang kalau ada putra daerah yang bekerja di Sucofindo. Kalau orang luar biasanya ingin pulang, tapi kalau putra daerah akan menetap,” tutupnya.(udy)
