Sementara kerugian materil diantaranya lapak 1 berisi barang jualan elektronik nilai uang kurang lebih Rp 500 juta, lapak 2 berisi kulkas dan freezer nilai uang sekitar Rp 20 juta, lapak 3 berisi barang jualan sepatu, sandal dan aksesoris lain dengan nilai uang kurang lebih Rp 80 juta, lapak 4 berisi barang elektronik playstation nilai uang sekitar Rp 150 juta.
Lapak 5 berisi barang jualan peralatan rumah nilai uang kurang lebih Rp 300 juta, lapak 6 berisi barang jualan kosmetik nilai uang kurang lebih Rp 150 juta, lapak 7 berisi barang jualan barito nilai uang sekitar Rp 50 juta, dan lapak 8 berisi barang jualan elektronik dan peralatan rumah nilai uang sekitar Rp 250 juta.
“Selain itu juga 4 (empat) unit kendaraan roda dua juga ikut terbakar,” sebutnya.
Ramli juga mengaku, berdasarkan keterangan saksi-saksi penyebab kebakaran tersebut diduga karena terjadi hubungan arus pendek atau korsleting listrik yang berasal dari lapak nomor 3 yang ditinggal mudik oleh pemilik yang bernama Abdullah Tungga.
“Namun untuk membuktikan penyebab kebakaran secara scientific evidence perlu dilakukan olah TKP untuk uji sampel kebakaran,” bebernya.
Pewarta : Amirudin Hi Ibrahim
Editor : Mahmud Daya
