LSM Rorano Minta Seluruh Kru KM. Dorolonda Tes Ulang

“Belum lagi beberapa ABK dan penumpang yang masih menunggu hasil PCR di Maluku Utara maupun di daerah lain,” katanya. Selain itu menurut Asghar, bahwa ada satu pasien reaktif rapid test yang meninggal di RSUD Labuha dan dipulasarakan dengan protokol Civid19 adalah penumpang kapal Dorolonda yang masuk di Ternate pada tanggal 16 April 2020.

“Kami meminta kepada seluruh penumpang KM Dorolonda agar melaporkan diri ke Puskesmas/Kepala Desa/ Lurah atau Gugus Tugas terdekat sehingga biasa di cek kesehatannya dengan Rapid Test.

Keterbukaan dan kejujuran penumpang akan melindungi diri sendiri dan orang lain,” pintanya. Menambahkan, pihaknya mendesak Gugus Tugas Provinsi agar segera berkoordinasi dengan PT Pelni untuk (1). Meminta dukungan terhadap penanganan pasien positif di Ternate karena mereka bukan warga Maluku Utara.

(2). Meminta data penumpang lengkap dengan alamat agar memudahkan tracking. “Sejauh ini data masih simpang siur. Benarkah ada 259 orang yang turun di Ternate?. Ada 167 yang sudah di Rapid Test pada tanggal 16 April dengan hasil 21 reaktif terdiri dari 19 ABK dan 2 warga.

Sisanya yang non reaktif jika belum di Rapid Test untuk kedua kali maka segera dilaksanakan,” jelasnya. Sembari menuturkan, yang belum sama sekali rapid test maka segera melaporkan diri meskipun saat ini kondisi anda sehat tanpa gejala.

“Tindakan preventif harus secara tegas dilakukan terhadap penumpang Dorolonda. Kabarnya ada yang lolos dari pemeriksaan juga harus mendapat perhatian,” sambungnya.

Dia meminta bantuan Bupati/Wali Kota agar menerbitkan instruksi berupa perintah untuk melakukan pelacakan penumpang yang diduga sudah menyebar ke seluruh wilayah Malut dengan melibatkan jajaran pemerintah hingga level terbawah.(cim)

Berikan Komentar pada "LSM Rorano Minta Seluruh Kru KM. Dorolonda Tes Ulang"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*