MABA – Dua Ton Tuna milik Nelayan kecamatan Maba Utara Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yang ditanam di kabupaten Morotai beberapa hari kemarin akibat tidak di terimah oleh PT. Harta Samudara lantaran rusak, kini menjadi perhatian serius sejumlah politisi asal Haltim, salah satunya Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Halmahera Timur Halek Lastory.
Halek kepada Fajar Malut Kamis (9/4) mengatakan, potensi sektor perikanan khususnya Maba Utara merupakan salah satu dalam mengangkat omset daerah.
Sehingga Pemerintah Daerah serta Dinas Perikanan dan Kelautan Haltim agar serius melihat sektor perikanan di Maba Utara. “Pemerintah daerah dan dinas terkait serius memperhatikan nasib nelayan yang ada di wilayah Maba Utara, karena sektor perikanan juga dapat meningkatkan PAD,” katanya. Dikatakan, para nelayan tuna di Maba Utara sudah pasti menginginkan kesediaan pabrik es balok serta pasar sebagai bentuk pengelolaan sektor perikanan, sehingga hasil tangkap para nelayan bisa di kelola dengan sendirinya.
“Dan ini harus betul-betul di keloloh sektor perikanan dengan serius, seharusnya ini semua disiapkan agar para nelayan ikan tuna tidak menjual hasilnya di daerah lain,” cetusnya.
Ketua PAN Haltim juga menambahkan, Pemkab jangan hanya melihat sektor pertambangan untuk menjadi prioritas daerah, namun sektor perikanan dan pertanian juga merupakan dampak positif dalam memberikan kontribusi besar pada daerah. Mengingat hasil tangkap para nelayan Maba Utara dalam satu hari mencapai dua hingga tiga ton. “Jangan hanya tambang Nikel yang menjadi prioritas dan seharusnya sektor perikanan juga menjadi prioritas,” kesalnya. (cr-04)


Berikan Komentar pada "Nelayan Maba Utara Butuh Sentuhan Pemerintah"