Bupati Rusli Sibua juga sempat menegaskan dalam sambutannya jima perlindungan sosial bagi pekerja informal menjadi prioritas pemerintah daerah.
Menurutnya, nelayan dan petani merupakan tulang punggung ekonomi Morotai yang perlu dipastikan mendapat jaminan saat bekerja.
Dengan tambahan peserta dari APBD dan APBD Perubahan, Pemda Morotai menargetkan cakupan BPJS Ketenagakerjaan di daerah kepulauan ini meningkat signifikan pada 2026. “Sehingga lebih banyak keluarga pekerja memiliki jaring pengaman sosial,” tukas Rusli. (fay)