TERNATE – Kabar gembira untuk para siswa lulusan SMA/SMK di Kota Ternate, karena mulai tahun ini Pemkot Ternate mendapat jatah khusus sekolah kedinasan di PTDI-STTD milik Kementrian Perhubungan (Kemenhub), bahkan para taruna (abdi negara yang menempuh pendidikan di instansi) dari Kota Ternate setelah lulus studi kedinasan akan di kembalikan untuk mengabdi di daerah.
Khususnya taruna di Politeknik Transportasi Darat Indonesia-Sekolah Tinggi Transportasi Darat (PTDI-STTD).
Hal ini sesuai dengan penandatangan MoU antara Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman dan Direktur PTDI-STTD Hindro Surahmat, ATD, MM, di sela-sela kegiatan Rakornas Pola Pembibitan Pemerintah Daerah PTDI-STTD tahun 2020 pada Kamis (5/3) Pukul 09.00 Wit bertempat di Hotel Mercure Kemayoran Jakarta. Demikian disampaikan oleh Kabag Humas Setda Kota Ternate M. Syaiful Arsyad kemarin.
M. Syaiful mengatakan, kegiatan penandatanganan MoU antara Pemkot Ternate dengan PTDI-STTD yang merupakan Politeknik Transportasi Darat sebagai salah satu sekolah kedinasan milik Kemenhub. Dimana kata Syaiful, MoU ini dalam rangka untuk kerjasama berkaitan dengan penyiapan SDM di Bidang Perhubungan.
“Dimana sistemnya, karena tahun ini ada penerimaan taruna dengan pola pembibitan itu diutamakan putra daerah,” katanya.
Menurut dia, sekolah kedinasan milik Kemenhub ada dua jalur, satunya jalur nasional melalui Kemenhub sedangkan pola pembibitan itu akan dikembalikan ke daerah setelah lulus studi.
“Dimana lulusannya dikembalikan ke Pemda untuk mengabdi, tapi perekrutannya melalui STTD karena ikatan dinas, tapi nanti ketika lulus akan jadi pegawai negeri di Pemda,” jelas dia.
Lanjutnya, ada sejumlah sekolah kedinasan di Kemenhub, namun baru STTD yang dilakukan penandatanganan MoU, setelah penandatangan itu dilakukan mulai tahun ini dilakukan rekrutmen, mengingat saat ini dalam tahapan sosialisasi berkaitan dengan penerimaan taruna baru.
Syaiful juga menyebutkan, dengan MoU diharapkan ada putra daerah yang lulus seleksi menjadi taruna melalui pola pembibitan, sehingga ke depan yang bersangkutan selesai studi langsung bertugas di Pemkot Ternate.
“Pemda sendiri targetkan lima orang taruna per jurusan, karena ada tiga jurusan, maka kita targetkan 15 orang, tapi itu semua tergantung hasil tes mereka nanti, karena tesnya menggunakan sistem CAT,” ucapnya.
Dia menbahkan, dengan MoU ini akan berbeda dengan yang lain, sebab kalau melalui pola pembibitan, maka yang bersangkutan setelah lulus langsung balik mengabdi di daerah, sedangkan taruna lain, maka akan ditempatkan di sejumlah balai transportasi di bawah Kemenhub. “Kita berharap nanti ada putra daerah yang ikut seleksi taruna ini, sehingga ke depan dapat menciptakan SDM di bidang perhubungan,” harapnya. (cim)


Berikan Komentar pada "Pemkot Ternate Dapat Jatah Sekolah Kedinasan Kemenhub"