Belanja daerah, sebesar itu, maka terjadi defisit, sebesar 26 Miliar rupiah, pembiayaan daerah yang terdiri dari penerimaan, sebesar 30 miliar rupiah. – pengeluaran, sebesar 4 miliar rupiah, pembiayaan netto, sebesar 26 miliar rupiah dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan 0 rupiah atau berimbang.
Elvri Habib menambahkan, sebagai akhir dari tahapan mekanisme pembicaraan tingkat I (pertama), Badan Anggaran telah meminta Pendapat Akhir dari masing-masing fraksi, dan ke 5 fraksi menyatakan setuju untuk dilanjutkan pada pembicaraan tingkat II (kedua), dengan catatan dan harapan untuk kemajuan Kota Tidore Kepulauan.
Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan Ahmad Ishak yang diikuti oleh 25 anggota DPRD, Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo, Forkopimda Kota Tidore Kepulauan, Staf Ahli Walikota, Asisten Sekda, Pimpinan OPD dan Insan Pers. (hms)
