MABA – Anggaran Penanganan Corona Virus atau Covid-19 di kabupaten Halmahera Timur sebesar Rp16,7 Miliar yang didorong pemerintah daerah, mendapat perhatian serius sejumlah Warga serta politisi Nasdem.
Ketua Garda partai Nasdem Haltim Muhibu Mandar melalui Telepon, selasa (21/4) mengatakan, Kepala Dinas Kesehatan Haltim Vita Sangaji dan Ketua Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Haltim Djhon Ngoraitji terkesan mengambaikan Instruksi Bupati Halmahera Timur Muh’din Mabud dalam memprioritaskan masyarakat Haltim menghadapi Bencana Covid-19. Karena hingga saat ini anggaran yang melekat pada Tim Satgas Covid-19 Haltim itu, belum tersentuh pada masyarakat,” Anggaran dengan jumlah besar tapi sampai saat ini belum ada kebijakan oleh pemerintah,” cetusnya.
Dikatakan Muhibu, sikap kepala dinas kesehatan dan Ketua DPRD serta Kadis Keuangan Haltim, menjadi sasaran perbincangan Publik, terhadap pimpinannya (Bupati). Seharusnya Tim Satgas Covid-19 Haltim, sudah action memberikan sembako pada warga, namun hingga saat ini anggaran Rp16,7 Miliar itu belum diprioritaskan untuk warga, “ Instruksi Bupati harus dilakukan, jangan jadi pembicaraan masyarakat terhadap bupati soal kebijakan,” katanya.
Politisi partai Nasdem itu menegaskan, terkait insiatif para dokter dan jajaran terkait agar segera diberikan, sebab ditengah Covid-19 ini, mereka sebagai pahlawan dan juga garda terdepan melawan Virus Corona, “ seharusnya Kadis kesehatan harus memberikan insiatif kepada Dokter dan tenga medis lainnya, namun sampai saat ini belum diberikan,” pintanya. (cr-04)


Berikan Komentar pada "Penggunaan Anggaran Covid-19 Disorot"