Penutupan Akses, Harga Rokok Melonjak

Ilustrasi

SANANA – Harga rokok merek surya di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) meroket. Untuk rokok surya bungkus besar, harga sebelumnya Rp 24 ribu, naik menjadi Rp 26 ribu. Sedangkan surya bungkus kecil, harga sebelumnya Rp 17 sampai 18 ribu, menjadi Rp 20 ribu.  Biasanya, surya bungkus kecil itu satu slof Rp 165 ribu. Sekarang sudah naik Rp 170 ribu. Sedangkan surya bungkus besar, harga satu slof sebelumnya Rp 222 ribu, sekarang sudah naik menjadi Rp 235 ribu. “Iya, sekarang rokok surya di Kepsul sangat susah didapatkan di toko yang biasanya kita beli. Memang sangat sulit. Makanya harganya juga ikut naik,” kata Darwin, pemilik warung di Sanana, Minggu (5/4).

Darwin mengatakan, di toko yang biasanya mereka beli itu, kalaupun dapat, palingan hanya bisa satu slof. “Kami hanya bisa dapat satu slof. Jadi dalam waktu sehari itu bisa langsung habis. Peminat rokok surya di Sula ini lumayan banyak, makanya banyak orang yang cari,” ujarnya.

Sementara untuk stok rokok lainnya, dia menambahkan, sampai saat ini masih normal. “ Biasanya toko itu pesan rokok dari Ternate dan Ambon,” ungkap Darwin. Sementara Karim, pemilik warung lainnya di Sanana juga membenarkan terkait dengan kelangkaan rokok surya. Kata dia, di warungnya sudah hampir dua minggu ini dia tidak menjual rokok surya. “ Sudah mau dua minggu ini saya tidak jual rokok surya. Dalam satu hari itu banyak sekali pembeli yang datang menanyakan rokok surya,” katanya. (nai)

Berikan Komentar pada "Penutupan Akses, Harga Rokok Melonjak"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*