Penyaluran Sembako Dampak Covid-19 Dilakukan

Walikota serahkan bantuan

TERNATE – Pemkot Ternate menyalurkan bantuan sosial kepada warga Kota Ternate yang terdampak covid-19 melalui program jaring pengaman sosial.

Bantuan ini di serahkan secara simbolis kepada warga penerima oleh Wali Kota Ternate dan Forkompinda di halaman kantor Wali Kota Ternate pada Rabu (6/5). Selanjutnya bansos itu langsung di salurkan ke warga yang berhak menerima. Dimana hari pertama dua kecamatan yang disalurkan yakni Pulau Ternate dan Ternate Utara disusul kecamatan lain.

Kepala Dinas Sosial Kota Ternate Burhanudin Abdul Kadir mengatakan, jaringan pengamanan sosial dengan memberikan bantuan berupa paket sembako sebanyak 15 ribu untuk masyarakat terdampak, sementara jumlah penerima yang terbagi di 8 kecamatan dalam wilayah Kota Ternate.

Dimana total penerima di kecamatan pulau Ternate 708 KK atau 2.623 jiwa, Kecamatan Ternate Barat sebanyak 796 KK atau 2.900 jiwa, kemudian Ternate Utara 3.392 KK atau 12.680 jiwa, Ternate Selatan 4.274 KK atau 17.046 jiwa, Ternate Tengah 3.548 KK atau 13.436 jiwa, Pulau Hiri 187 KK atau 711 jiwa, Pulau Moti 444 KK atau 1.906 jiwa dan Kecamatan Pulau Batang Dua 127 KK atau 431 jiwa, dengan jumlah total 13.476 KK atau 51.733 jiwa. 

“Bantuan per paket berisi beras premium 10 kilogram, telur 1 rak, minyak goreng 2 kilogram, gula pasir 1 kilogram, teh celup dua dus kecil, mie instan 10 bungkus dan susu kental manis 2 kaleng,” ungkapnya. 

Terpisah Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu tugas dan tanggungjawab dari gugus tugas jaring pengaman sosial dalam bentuk bantuan sosial yang di bagikan kepada warga di delapan kecamatan yang terkena dampak covid-19.

“Dalam catatan Dinas Sosial sebanyak 13 ribu lebih KK yang akan kita bagi, dan pembagian dilakukan mengikuti protokol kesehatan, jadi diantar dari rumah ke rumah,” katanya.

Dikatakannya, sebanyak 70 orang pendamping membantu gugus tugas di kelurahan untuk sama-sama menyalurkan bantuan. Dia menyebut jika ada warga yang mungkin dalam penyalurannya sempat terlewat, padahal dia berhak memenuhi syarat untuk dapat tetap akan diberikan. “Mereka yang dapat ini di luar dari KK yang dapat PKH dalam bentuk bantuan non tunai dari pemerintah pusat, dan saya berharap hal ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (cim)

1 Comment on "Penyaluran Sembako Dampak Covid-19 Dilakukan"

  1. dimana yang di bilang jaga jarak ???

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*