Anggota DPRD Daerah Pemilihan Oba ini berharap, melalui kepengurusan baru, semua kepentingan klub baik di pulau Tidore maupun daratan Oba, dapat terakomodasi dan menjadi bagian dari penguatan sepak bola daerah.
Langkah Ardian yang peduli terhadap dunia sepak bola, mendapat apresiasi dari Asprov PSSI Maluku Utara. Melalui Ketua Komite Etik Muhammad Husain, mengatakan langkah awal yang langsung dilakukan Ardian merupakan bentuk “Reformasi Total” untuk menata kembali roda organisasi sepak bola di Kota Tidore.
Ia menyebut ada beberapa hal penting yang menjadi perhatian Asprov. Pertama, kesiapan Kota Tidore sebagai tuan rumah Piala Soeratin. Muhammad Husain juga menyoroti kondisi Persikota Tidore yang saat ini terdegradasi dari Liga 3 ke Liga 4.
Ia menekankan, pentingnya melakukan pendaftaran ulang ke Asprov Maluku Utara agar Persikota bisa kembali berkompetisi, meski harus memulai dari kasta terbawah.
Muhammad Husain juga menyentil dualisme kepengurusan perwasitan di Tidore. Menurutnya, komite perwasitan berada di bawah naungan Askot PSSI Tidore. Karena itu, setiap penugasan wasit merupakan kewenangan penuh Askot Tidore, bukan lembaga lain di luar Asosiasi PSSI. (ute)
