DARUBA – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pulau Morotai berharap agar petani tetap giat menanam dan soal penjualan hasil produksi tak perlu khawatir, karena Pemda telah memyediakan Perusahan Daerah (Perusda) sebagai agen, untuk membeli semua hasil produksi petani baik beras, sayur maupun buah-buahan.
Target Bupati Benny Laos kebutuhan masyarakat terpenuhi baik beras, sayur-mayur maupun telur. “Intinya dari keseluruhan ini masyarakat dapat konsumsi produk sendiri dan tidak ketergatungan dari luar, petani kita sudah bergairah menanam karena ada unit yang menampung hasil pertanian,“ ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Morotai, Anwar Husen kepada wartawan baru baru ini.
Untuk harga jual Perusda yang nanti ditawarkan ke produsen juga dijamin lebih murah dari stok yang diambil dari luar daerah. Sayur-mayur dibeli oleh Perusda dan dibawa ke pasar untuk disalurkan kepada pembeli.
“Saya kasih contoh sekarang bawang merah di pasar Rp 60 ribu perkilogram, sementara Perusda jual Rp 50 perkilogram, tentunya mereka tidak akan mengambil dari luar karena di Morotai cukup murah,” ungkap Anwar Husen. Sementara lahan pertanian sawah memiliki 1.300 hektar lahan produktif padi yang tersebar di tiga Kecamatan dengan produksi mencapai 8,5 ton perhektar.
Untuk lahan produktif sayur dan buah-buahan,Pemda Morotai telah menyediakan lahan seluas 15 hektar. Jika lahan 15 hektar ini berhasil maka dapat memenuhi kebutuhan sayur masyarakat Morotai yang selama ini didatangkan dari Tobelo, Manado dan Ternate.
“Kalau sudah menjadi perioritas maka kita sudah bekerjasama dengan yayasan produksi yang terbaik di Indonesia untuk pendampingan guna penambahan ketrampilan petani,” jelasnya.
Untuk tahun ini pihaknya akan galakan penambahan bibit ayam sebanyak 4.000 ekor yang akan direalisasikan dua tahap, yakni tahap pertama telah direalisasikan pada Februari 2020 dan tahap kedua pada September 2020. “Target kita pada saat hari raya Natal sudah bisa produksi telur untuk memenuhi masyarakat Morotai, sedangkan tempat pengembangannya di lokasi SP1 Desa Morodadi. (fay)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

