Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Perusda Siap Tampung Hasil Pertanian Morotai - FajarMalut.com

Perusda Siap Tampung Hasil Pertanian Morotai

Anwar Husen

DARUBA – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pulau Morotai berharap agar petani tetap giat menanam dan soal penjualan hasil produksi tak perlu khawatir, karena  Pemda telah memyediakan  Perusahan Daerah  (Perusda)  sebagai agen, untuk membeli semua hasil produksi petani baik beras, sayur maupun buah-buahan.

Target  Bupati  Benny Laos kebutuhan masyarakat terpenuhi baik beras, sayur-mayur maupun telur. “Intinya dari keseluruhan ini masyarakat dapat konsumsi produk sendiri dan tidak ketergatungan dari luar, petani kita sudah bergairah menanam karena ada unit yang menampung hasil pertanian,“ ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pulau Morotai, Anwar Husen kepada wartawan baru baru ini.

Untuk harga jual Perusda yang nanti ditawarkan ke produsen  juga dijamin lebih murah dari stok yang diambil dari luar daerah. Sayur-mayur dibeli oleh Perusda dan dibawa ke pasar untuk disalurkan kepada pembeli.

“Saya kasih contoh sekarang bawang merah  di pasar Rp 60 ribu perkilogram, sementara  Perusda jual Rp 50 perkilogram, tentunya mereka tidak akan mengambil dari luar karena di Morotai cukup murah,” ungkap  Anwar Husen. Sementara lahan  pertanian sawah memiliki 1.300 hektar lahan produktif padi yang tersebar di tiga Kecamatan dengan produksi mencapai  8,5 ton perhektar.

Untuk lahan produktif sayur dan buah-buahan,Pemda Morotai telah menyediakan lahan seluas 15 hektar.  Jika   lahan 15 hektar ini berhasil  maka dapat memenuhi  kebutuhan sayur masyarakat Morotai yang selama ini didatangkan dari Tobelo, Manado  dan Ternate.

“Kalau sudah menjadi perioritas  maka kita  sudah bekerjasama dengan yayasan produksi yang terbaik di Indonesia untuk pendampingan guna penambahan ketrampilan petani,” jelasnya.

Untuk tahun ini  pihaknya akan galakan penambahan bibit ayam sebanyak 4.000 ekor yang akan direalisasikan dua tahap, yakni  tahap pertama telah direalisasikan pada Februari 2020 dan tahap kedua pada September 2020. “Target kita pada saat  hari raya Natal  sudah bisa produksi telur untuk memenuhi masyarakat Morotai, sedangkan  tempat pengembangannya di lokasi SP1 Desa Morodadi. (fay)

Berita Terkait