SANANA – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kepulauan Sula (Kepsul) pada Desember mendatang, belum bisa ditebak siapa saja yang mendaftar di KPU sebagai kontestan. Sebelumnya, pemilihan kali ini diprediksi hanya tiga kandidat yang bakal bertarung, di antaranya Hendrata Thes-Umar Umabaihi, Zulfahri A. Duwila-Ismail Umasugi dan Fifian Adeningsih Mus-Saleh Marasabessy.
Namun pada Selasa (25/8), ada satu kandidat baru yang mengejutkan publik Kepsul, yakni mantan Wakil Bupati Kepsul, Ridwan Sahlan dan Ricardo Hongarta. Mereka berdua muncul dengan rekomendasi yang diberikan oleh partai milik Prabowo Subianto, yakni Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).
Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Kepulauan Sula, Aksan Hasim Fayai mengakui ada penyerahan rekomendasi oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Maluku Utara, Syahril Tahir beberapa waktu lalu. “ Setelah kami konfirmasi ke DPD, memang benar ada penyerahan rekomendasi itu,” katanya kepada wartawan.
Akan tetapi, mantan Ketua Cabang HMI Ternate itu menyampaikan, pihaknya belum mengetahui apakah yang diserahkan itu dalam bentuk surat tugas atau form B1-KWK. “Kami belum tahu apakah itu hanya surat tugas ataukah dalam bentuk B1-KWK,” bebernya.
Dia menambahkan, selaku kader partai, tentu mereka tetap patuh dan taat atas perintah yang diputuskan oleh partai. “Apa pun keputusan partai, kita selaku kader siap mengamankan,” ungkap Aksan.(nai)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

