Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Plafon DKP Ambruk, Pegawai Panik - FajarMalut.com

Plafon DKP Ambruk, Pegawai Panik

Plafon kantor DKP Morotai ambruk

DARUBA – Miris, baru 2 tahun dibangun, plafon Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pulau Morotai ambruk secara tiba-tiba pada, Kamis (15/10/2020) siang, sekitar pukul 14.20 WIT.

Kejadian ini sontak membuat sejumlah pegawai di DPMD, BKD dan Bappeda panik dan berlari keluar ruangan. “Tong kira gedung yang ambruk,” kata Ilham salah satu pegawai.

Untungnya, kejadiaan naas tersebut terjadi disaat jam istirahat pegawai.  Sehingga sebagian besar pegawai tidak berada di kantor. “Dalam kantor tong hanya dua orang, yang lain ada pulang istirahat,” kata salah satu pegawai DKP yang ditemui diruangan.

Pantauan Fajar Malut, plafon berbahan gipsun tersebut ambruk tepat di ruangan tamu, kursi tamu pun ikut tertimbah plafon.

Penyebab ambruknya plafon, disebabkan karena sudah terserap air yang masuk dari atap bangunan yang bocor. Dari amatan media ini, hampir di sebagian besar plafon di ruangan DKP sudah rusak akibat terserap air, termasuk di ruang kerja Kepala DKP.

“Itu di ibu kadis pe ruangan juga talama so ambruk, itu sudah kelihatan basah,” ucap Akri pegawai lainnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pulau Morotai, Abubakar A Rajak, ketika dikonfirmasi membenarkan penyebab rusaknya plafon karena atap bangunan yang bocor.

“Jadi bukan hanya di DKP saja, di Dinas PU juga ada yang sudah mulai rusak. Kemarin kita mau perbaiki hanya saja musim hujan jadi tukangnya tidak berani naik ke atap, jadi tunggu sampai musim panas dulu,” ungkapnya.

Yang jelas, lanjut dia, yang harus bertanggungjawab adalah pihak kontraktor.  “Nanti besok ketemu dengan sekretaris PU, teknisnya nanti tanya di beliau. Yang jelas pekerjaan kantor Bupati itu tahun 2014, kontraknya juga kita tidak tahu di mana. Nanti konfirmasi juga dengan pihak Inspektorat agar kontraktornya dipanggil,” tandas Abubakar. (fay)

Berita Terkait