Akibat kejadian tersebut, saksi II mengalami luka robek pada bagian pelipis sebelah kanan. Sementara itu, saksi I juga menjadi korban pengeroyokan dalam rangkaian peristiwa tersebut. “Berkat respons cepat personel di lapangan, tawuran antarkelompok berhasil dilerai. Selanjutnya, kedua kelompok dibawa ke Polsek Ternate Utara untuk menjalani pemeriksaan dan dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya
Ekan mengaku, kepolisian selanjutnya melakukan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya aksi susulan. Kedua pihak juga direncanakan mengikuti mediasi yang melibatkan kedua pihak kelurahan pada Sabtu (22/8/26) di Mako Polsek Ternate Utara. “Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan penanganan setiap persoalan kepada pihak yang berwenang. Masyarakat juga diminta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar situasi kamtibmas di Kota Ternate tetap aman dan kondusif,” tandasnya.(cr-02)