Prediksi Guru Besar Epidemologi Jadi Referensi Pemkot Ternate

TERNATE – Pemaparan yang disampaikan oleh Guru Besar Epidemologi Universitas Hasanuddin Prof. Ridwan Amiruddin, tentang Model Pandemi Covid-19 Maluku Utara yang puncaknya akan terjadi pada Juni nanti, akan menjadi referensi bagi Pemkot Ternate untuk melakukan langkah mitigasi guna antisipasi penyebaran covid-19 di Kota Ternate.

Hal itu disampaikan juru bicata Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate Anas Konoras, Selasa (14/4). Anas mengatakan, metode yang digunakan Prof. Ridwan adalah model yang dipakai beberapa Negara untuk penanganan wabah pandemi ini. “ Ini menjadi referensi penting bagi Pemerintah Daerah dalam mengambil langkah antisipasi yang akan terjadi,” katanya

Menurut dia, langkah antisipasi yang dilakukan terhadap penyebaran covid-19 ini akan lebih diintensifkan lagi, melalui sosialisasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, seperti tertuang dalam maklumat bersama. “ Langkah antisipasi yang sudah tertuang dalam Maklumat bersama ini akan lebih diperketat lagi, sehingga bisa meminimalisir termasuk penyediaan ruang isolasi bila terjadi lonjakan kasus, bisa diantisipasi lebih awal,” ucapnya.

Untuk Gugus Tugas Covid-19 Kota Ternate, Sudah ada komitmen bersama, seperti yang disampaikan Wakil Ketua bahwa pada 29 Mei nanti, Ternate menargetkan Zero Corona.” Terget kita Zero Corona. Karena kalau kita lihat secara objektif, angka kasus yang ada kebanyakan bukan warga Ternate, sehingga kesadaran masyarakat yang makin baik ini akan sangat membantu kita untuk mewujudkan itu semua,” tegas dia. (cim)

Berikan Komentar pada "Prediksi Guru Besar Epidemologi Jadi Referensi Pemkot Ternate"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*