Proyek Jalan Kaireu-Sabatang Kecamatan Bacan Timur Terbengkalai

Proyek Jalan Kaireu-Sabatang

LABUHA – Molornya pekerjaan proyek pembukaan jalan dan sirtu 200 meter, Nyonyifi-Kaireu-Sabatang, mendapat sorotan dari DPRD Halmahera Selatan.

Para wakil rakyat itu meminta ketegasan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) dalam pengawasan pengerjaan proyek agar sesuai jadwal.

Pasalnya pekerjaan jalan yang dikerjakan oleh CV. PRIMA JELLY dengan nilai kontrak Rp. 2. 421.482.660.06 miliar tersebut melalui Dana Alokasi Khusus tahun 2024 dengan masa pekerjaan 120 Hari kalender terkesan terbengkalai.

Bahkan proyek milik Ko Hin itu sudah tidak lagi dikerjakan dengan alasan material dan kerusakan alat.

“Kami sudah tanya ke pelaksana kata mereka alat rusak, terus material juga susah didapatkan,” kata salah satu warga desa Kaireu mengulangi perkataan pelaksana.

Senada dengan warga, Kepala Desa Kaireu, Abubakar Malayu, saat ditemui di lokasi, mengaku dirinya juga tidak terlalu memahami progres pekerjaan yang dikerjakan oleh CV. Prima Jelly, lantaran sejak proyek ini dikerjakan pihaknya dikomunikasikan untuk pengambilan material di area belakang kampung, hanya saja dirinya tidak mau mengizinkan lantaran takut dampak banjir akan menggerogoti kampung yang dipimpinnya.