Roadshow, Bentuk Kepedulian IMS Kepada Masyarakat

Program yang tak kalah penting lainnya yang disampaikan IMS kepada masyarakat adalah berobat gratis. “ Bapak-bapak harus kasih tahu, saat ini kalau masuk rumah sakit dan puskemas, nginap satu bulan pun tetap gratis (gak ada yang minta bayar). Itu uang bapak-bapak dan ibu-ibu, karena saya bayar listrik, bayar obat dan bayar operasional. Makanya tidak dipungut satu persen pun, kalau ada yang pungut saya cabut kukunya,” jelas IMS.

Bahkan dalam konsisi sakit tertentu, apabila pihak RSUD Weda tidak bisa merawat dan dirujuk ke daerah lain maka Pemda memberikan biaya rujukan sebesar Rp15 juta (10 juta untuk pasien dan 5 juta untuk keluarga pasien yang menemani). “Termasuk apabila ada keluarga yang meninggal di luar Halteng, dan mau dipulangkan ke Halteng maka Pemda menanggung semua biayanya,” tandas IMS.

Kemudian kalau meninggal juga dapat santunan sebesar Rp 5 juta. “Tapi program ini ada yang belum tahu. Jadi ada keluarga meninggal, buat surat keterangan kematian ajukan ke Bagian Kesra maka langsung dicairkan,” tuturnya.

IMS juga mengatakan, bagi ibu hamil dan menyusui di tahun 2023 telah berjalan dengan baik hanya anak pertama dan kedua. Tapi di tahun 2024 insentif ibu hamil dan menyusui ditambah skalanya mulai dari hamil anak pertama sampai hamil anak ke empat,” bebernya.