Di tahun 2024 ini juga, IMS membuat program insentif bagi lansia (lanjut usia) yang tiap bulan diberikan Rp 300 ribu. “ Jadi setiap desa mendata penduduknya yang telah berusia 65 tahun ke atas. Dan mulai dibayar mulai Februari 2024 untuk dua bulan (Januari-Februari),” sebutnya.
“ Dapatnya dimana, dapatnya pada saat posyandu lansia. Ada petugas posyandu lansia memeriksa kesehatan. Jadi harus pastikan pembayaran insentif lansia itu harus datang pada saat posyandu lansia di masing-masing desa,” akunya.
Penjabat Bupati Halteng juga mengajak kepada seluruh masyarakat agat selalu meningkatkan tali silaturahmi, dan selalu membicarakan hal-hal yang baik dan positif. “Kita bicarakan yang baik-baik saja, karena kebaikan itu sangat dekat dengan Allah. Bicarakanlah hal-hal yang baik. Karena negeri ini harus diberikan kebaikan-kebaikan,” pesannya.
IMS mengaku tidak akan membuang-buang waktu hanya untuk membicarakan keburukan-keburukan. Untuk itu dirinya lebih memilik turun ke bawah dan bertatap muka langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap aspirasi mereka. “Allah tidak akan meridhoi jika pemimpin dan masyarakatnya tidak bersatu, juga tidak akan meridhoi jika mengucapkan keburukan-keburukan. Saya tidak mau buang-buang waktu karena saya tidak mau membicarakan keburukan, buruk sangka dan sebagainya,” tutupnya.
Pewarta : Amirudin Ibrahim
Editor : Mahmud Daya
