DARUBA – Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Pulau Morotai melakukan simulasi penanganan pasien Covid-19 yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), bertempat di Asrama Akuarium dan Lembaga Penelitian Kelautan Terpadu Morotai (MIAMARI), Sabtu (11/4). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bilamana ada peningkatan status dari Orang Dalam Pantauan (ODP) ke PDP kepada pasien yang dirawat dalam Asrama tersebut, untuk dirujuk ke RSUD Chasan Boesoeri Ternate, dengan dilakukan penanganan cepat dan tepat sesuai dengan protokol yang berlaku. Terlihat pada simulasi ini petugas tim kesehatan dilengkapi dengan alat pelindung diri atau APD, langsung dengan sigap melakukan evakuasi pada salah satu pasien PDP dengan menggunakan mobil Ambulance khusus untuk dibawah ke RSUD, selanjutnya dibawah ke Pelabuhan Speed Boat untuk dirujuk ke RSUD Chasan Boesoeri. Wakil Ketua I Satgas Covid-19 juga sebagai Danlanal Morotai, Letkol Laut (P) Norman Faizal Hanla, saat mengambil alih apel persiapan simulasi menjelaskan, bahwa simulasi ini dilaksanakan dalam rangka membentuk kesiapsiagaan petugas di daerah dalam melakukan penanganan terhadap orang berstatus PDP di Kabupaten Pulau Morotai yang perlu dirujuk ke RSUD Chasan Boesoeri Ternate. “Diharapkan masing-masing bagian dapat menyesuaikan dengan pembagian tugasnya masing-masing baik itu dari tim kesehatan dan tim pengamanan,” katanya. Sementara itu, Plt Kadiskes Pulau Morotai dr Julys Giscard Kroons menjelaskan simulasi ini diharapkan dapat membentuk kesiapsiagaan kita di daerah dalam melakukan penanganan terhadap orang berstatus PDP di Kabupaten Pulau Morotai. “Terdapat dua prinsip utama yang harus diperhatikan dalam melakukan proses perujukan PDP, prinsip tersebut adalah prinsip kehati-hatian dan ketepatan waktu,” ujarnya.
Ia berharap, prinsip ini dapat diterapkan oleh masing-masing tim yang bertugas dalam kegiatan simulasi. Pasien yang dinyatakan PDP dievakuasi menuju RSUD Kabupaten Pulau Morotai dikawal oleh personil POMAL dan Pomau, sesampainya di rumah sakit dirawat selama beberapa hari. Pasien yang dinyatakan PDP dirujuk ke Rumah Sakit Chasan Boesoeri Ternate dengan menggunakan Speed di pelabuhan Speed Daruba. (fay)


Berikan Komentar pada "Satgas Morotai Gelar Simulasi Penanganan PDP"