“Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Berkemampuan Sprkt ini akan dilaksanakan selama lima bulan, dengan jumlah peserta didik sebanyak 4.799 orang, dengan rincian 709 wanita mengikuti pendidikan di Sepolwan Lemdiklat Polri dan 4.090 pria mengikuti pendidikan di 31 SPN Polda.”kata Kapolda.
Kapolda juga menambahkan bahwa, Tema pendidikan tahun ini mengangkat Membangun Ketangguhan Pendidikan Polri yang Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif, karena Tema ini menegaskan bahwa pendidikan Polri tidak hanya bertujuan membentuk personel yang kuat dan terlatih, tetapi juga personel yang memiliki ketajaman moral, kematangan berpikir, dan kemampuan memahami perkembangan lingkungan strategis secara adaptif mendukung program pemerintah sebagaimana Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Kapolda menegaskan bahwa, Moral dan integritas harus menjadi fondasi utama bagi setiap insan bhayangkara dalam menjalankan tugasnya, karena kewenangan kepolisian yang tidak disertai moral dan integritas dapat berubah menjadi penyalahgunaan kekuasaan dan mencederai kepercayaan masyarakat terhadap polri.
Tak hanya itu, Kapolda juga menegaskan kepada seluruh ka spn, beserta tenaga pendidik, instruktur, pengasuh dan tenaga kependidikan, untuk melaksanakan dan menyelenggarakan pendidikan ini dengan penuh rasa tanggung jawab, profesional, dan berorientasi pada mutu lulusan.
“Terapkan disiplin secara tegas, adil, dan konsisten. hindari segala bentuk kekerasan, perundungan, penghukuman yang merendahkan martabat, serta tindakan lain yang bertentangan dengan hukum dan nilai-nilai kemanusiaan. hindari resiko sekecil apapun dalam proses pendidikan, termasuk perhatikan kondisi cuaca yang cukup terik saat ini.” Kata Kapolda.
