TIDORE – Meskipun dengan keterbatasan anggaran akibat adanya pamangkasan Dana Transfer Ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat. Namun tak menyurutkan semangat Pemerintah Kota Tidore dalam mewujudkan Visi Misi di sektor Pariwisata.
Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai sumber utama peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, Tidore tidak memiliki sumber daya alam seperti tambang emas, nikel, atau batu bara yang bisa diandalkan. Karena itu, potensi wisata dinilai sebagai “tambang” baru yang harus dikelola secara serius tanpa merusak lingkungan.
“Tidore ini tidak punya sumber daya alam yang menjanjikan seperti tambang. Jadi kita harus mengembangkan potensi wisata sebagai kekuatan utama daerah,” ujar Muhammad Sinen saat melakukan kunjungan lapangan di sejumlah lokasi, di antaranya lintas sirkuit Selawaring Rum, Tanjung Rum Bune di Kelurahan Rum Balibunga, Benteng Cobe di Kelurahan Jiko Cobo, serta Pantai Jiko Cobo.
Ia menjelaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar melihat lokasi, tetapi merupakan bagian dari perencanaan strategis pemerintah daerah ke depan, terlebih dengan kondisi Transfer ke Daerah (TKD) yang mengalami penurunan signifikan pada periode 2025–2026.

