“Kondisi TKD yang turun drastis membuat pemerintah daerah harus lebih kreatif dan inovatif untuk meningkatkan PAD,” jelasnya.
Wali kota juga menyebut sejumlah kawasan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata, mulai dari wisata bahari, sejarah, budaya hingga wisata pegunungan, seperti Kalaodi, Gura Bunga, Fobaharu, serta Maitara.
Selain itu, wilayah lain seperti Rum, Akesahu, hingga kawasan Oba juga dinilai memiliki daya tarik tersendiri untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan.
Muhammad Sinen menambahkan, peluang investasi di sektor pariwisata cukup besar, namun pemerintah daerah harus mengambil langkah awal untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki.
“Kalau pemerintah sudah mulai dan informasi ini disebarluaskan, saya yakin investor dan wisatawan akan tertarik datang ke Tidore,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk ikut mempromosikan potensi daerah melalui media sosial. “Anak-anak muda sekarang sudah punya smartphone. Gunakan itu untuk mempromosikan Tidore, jangan hanya untuk hal-hal lain,” imbaunya.
