Tangani Kemiskinan Ekstrem, Wawali Tidore Minta Semua Data Harus Divalidasi  

“Budaya dan karakteristik masyarakat Tidore ini, walaupun rumahnya tidak menggunakan beton, namun didalamnya memiliki fasilitas yang lengkap seperti TV, Kulkas dan perabot lainnya, selain itu anak-anak mereka juga disekolahkan sampai pada jenjang pendidikan yang tinggi,” jelasnya.

Oleh karena itu, guna memastikan angka kemiskinan ekstrem di Tidore, Wawali meminta semua OPD agar melakukan penyesuaian data dengan fakta yang terjadi di lapangan.

“Karena masyarakat ini banyak yang mengharapkan bantuan, sehingga mereka pikir kemiskinan ekstrem ini juga ada bantuan, namun setelah di data ternyata banyak yang berkecukupan. Oleh karena itu, cara pandang seperti ini yang harus pemerintah lusurkan, karena kemiskinan ekstrem itu tidak sama seperti bantuan DID,” jelasnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Tidore, Umar Zen, ia mengaku kategori miskin ekstrem itu benar-benar masyarakat yang tidak memiliki apa-apa. Bahkan untuk pendidikan sendiri tidak bisa mereka nikmati.