Ternate Penyumbang Terbanyak Warga Reaktif 46 Orang

Data satgas covid-19 Provinsi Malut 20 April 2020.

TERNATE – Hingga Senin (20/4) jumlah warga yang reaktif rapid test di Maluku Utara(Malut) terus meningkat. Dimana kota Ternate merupakan penyumbang terbesar yaitu melebihi 50 persen atau 46 orang yang reaktif sedangkan 470 non reaktif.

Sesuai data yang dirilis gugus tugas provinsi Malut yang ditandatangani oleh dr. Alwia Assagaf selaku juru bicara menyebutkan, kota Tidore berada di posisi kedua sebanyak 18 orang  reaktif dan 209 non reaktif saat melakukan rapid test. “Secara keseluruan di Malut yang sudah melakukan rapid test sebanyak 1.180, dimana 84 orang dinyatakan reaktif sedangkan 1.096 non reaktif. Ke 84 orang itu, diantaranya 31 OTG, 25 ODP, 2 PDP dan 26 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit.

Diketahui saat ini tercatat di rumah sakit sebanyak empat orang yang menjalani perawatan, diantaranya satu orang berstatus sebagai PDP asal Kota Ternate yang di rujuk dari rumah sakit TNI, sedangkan tiga orang lainnya terkonfirmasi positif covid-19 setelah melalui uji laboratorium yakni pasien 03 dan 04, serta satu pasien positif covid-19 setelah sebelumnya dilakukan uji laboratorium di Rumah Sakit di Kota Demak setelah yang bersangkutan balik ke Tobelo.

Jubir percetapan penanganan covid-19 Provinsi Malut dr. Alwia Assagaf menambahkan, sesuai dengan hasil pengolahan data di pusat data dan informasi gugus tugas covid-19 Malut menyebutkan, Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 130 orang, Orang Dalam Pantauan (ODP) sebanyak 249 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 5 orang dan yang terkonfirmasi positif sebanyak 4 orang sementara 2 orang sembuh.

“Jumlah OTG mengalami pengurangan sebanyak 22 kasus dan ODP penurunan sebanyak 4 kasus dikarenakan selesai masa pemantauan selama 14 hari, sedangan PDP bertambah satu orang dari Kota Ternate,” katanya. “Untuk rapid test pada OTG ada pengurangan karena berpindah status ke ODP,” jelasnya. Sementara saat ini yang menjalani karantina di Sahid Hotel tercatat sebanyak 26 OTG, 36 ODP, 1 PDP dan satu pelaku perjalanan. “Sedangkan yang sementara di rawat di RSU Chasan Boesori sebanyak satu PDP dan tiga kasus positif covid-19,” tandasnya.

Menurut dr. Alwia, satu pasien yang di rujuk dari RS TNI itu mengalami penyakit Pneumonia berat, sehingga dimasukan sebagai PDP. Namun dia tidak memiliki riwayat perjalanan atau kontak. “Sudah tiga hari di RST, yang bersangkutan berjenis kelamin laki-laki usia 23 tahun,” tandasnya. Sehingga pasien hingga kini di rawat di ruang isolasi RSUD tercatat empat orang yakni satu PDP dan tiga positif covid-19. (cim)

Berikan Komentar pada "Ternate Penyumbang Terbanyak Warga Reaktif 46 Orang"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*