Tiba Dari Makassar , Walikota dan Istri Isolasi Mandiri

Walikota Ternate dan Istri Tiba di Bandara Sultan Babullah

TERNATE – Langkah pencegahan penyebaran virus corona di Kota Ternate,  dengan menerapkan kepada warga yang baru tiba di Ternate dari luar daerah, untuk melakukan isolasi mandiri, termasuk juga pejabat daerah. Salah satunya Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman bersama istri dan dua ajudannya.

Mereka berempat  ini baru tiba di Ternate pada Rabu (8/4) pukul 12.15 WIT menggunakan pesawat Batik Air, setelah melakukan pemeriksaan kesehatan, mereka harus melakukan isolasi di kediaman masing-masing selama 14 hari sesuai dengan SOP penanganan covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Nurbaity Radjabessy mengatakan, mereka yang baru tiba ini, dari Dinkes sudah menyiapkan tenaga survelens untuk mendata. Namun bagi mereka yang baru datang tetap diberikan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari.

“Dan pencatatan yang dilakukan pada setiap pintu masuk itu sudah ada alamat lengkap, data yang ada itu langsung dari survelen kirim ke Puskesmas, kemudian dilanjutkan ke bidan di kelurahan, untuk melakukan pemantauan bersama dengan tenaga puskesmas dan survelennya,” katanya, kemarin. Hal itu, kata dia, dilakukan selama 14 hari, dan semuanya diberlakukan termasuk Wali Kota bersama istrinya dan dua orang ajudan. “Itu juga kita berlakukan sama, karena Wali Kota dari Makassar, jadi mereka tetap di rumah, karena mereka tidak ada gejala apapun, tapi wajib dikontrol dari Puskesmas terkait dengan kondisi kesehatan mereka, dan itu bisa dilakukan melalui telepon,” jelasnya. Jika dalam pengawasan itu, menurut dia, ada keluhan yang didapat, maka dokter langsung lakukan pemeriksaan. “Kalau mereka mematuhi protap dari pusat selama 14 hari tidak keluar rumah, itu aman, karena dengan sendirinya imun tubuh mereka naik,” ungkapnya. Sebelumnya, kata Nurbaity, ketika tiba di bandara wali kota bersama istri dan ajudannya itu telah diperiksa suhu tubuh mereka, dan laporan yang diterima tidak ada gejala. “Suhu tubuhnya 36.3, tapi tetap dilakukan pemantauan sampai 14 hari,” tandasnya.

Sementara itu Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Ternate Syaiful Arsyad mengatakan, Walikota Ternate akan melakukan Isolasi Mandiri selama 14 hari. Selama masa isolasi Walikota akan tetap memimpin penyelenggaraan pemerintahan maupun tim gugus covid-19 Kota Ternate .

Walikota melakukan isolasi mandiri sebagai bentuk komitmen untuk patuhi maklumat yang sudah dikeluarkan dan sesuai dengan protokol penanganan covid-19. “Pawali akan menerapkan Work From Home sehingga pimpinan OPD maupun tim gugus dapat berkoordinasi, baik bertemu langsung dengan tetap menjaga jarak atau melalui telepon, pa wali bisa  saja memimpin rapat atau memberikan instruksi terkait penanganan gugus tugas di kota Ternate melalui video conference,” jelasnya.

Untuk itu kata Ipul sapaan akrabnya, tidak masalah sekalipun dalam masa isosali mandiri, Walikota Ternate tetap dapat melaksanakan tugas pemerintahan maupun sebagai ketua tim gugus tugas covid-19 Kota Ternate. “Pak wali bukan  pasien covid-19, hanya saja baru kembali dari perawatan kesehatan di makassar yang juga merupakan daerah terinfeksi, makanya wajib melakukan isolasi mandiri dan itu akan dilakukan,” tutupnya. (cim)

Berikan Komentar pada "Tiba Dari Makassar , Walikota dan Istri Isolasi Mandiri"

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*