BOBONG – Pemkab Pulau Taliabu terkesan tidak serius melakukan pencegahan penyebaran covid-19. Hal ini nampak terlihat pada program penyebaran westafel portable yang disejumlah kawasan pusat kota Bobong dengan menggunakan sebagian anggaran darurat di lingkup Pemkab Pulau Taliabu pada beberapa minggu ini mulai tidak terus.
Amatan media ini, sejumlah penyedia tempat cuci tangan diruang publik itu tidak tersedia sabun pencuci tangan, sehingga warga kerap mencuci tangan tanpa menggunakan sabun. Bahkan ada sejumlah westafel yang tak jarang tidak memiliki air sehingga tak bisa digunakan.
Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulau Taliabu, Sutomo Teapon mengemukakan, progres penggunaan anggaran darurat Rp 300 juta yang digunakan Tim Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu itu sebagian besar sudah terpakai untuk kegiatan sosialisasi pencegahan di lapangan, pembelanjaan cairan disenfektan sekaligus kegiatan penyemprotan disetiap desa dan kecamatan, makan minum, Pembelanjaan 5 buah alat tes suhu tubuh, pemasangan tempat cuci tangan di 50 titik. “Anggaran darurat Rp 300 juta tersebut waktu pemakaian 14 hari saja dan itu sudah selesai,” jelasnya. (bro)


Berikan Komentar pada "Tidak Serius Cegah Covid-19, Westafel dalam Kota Tanpa Sabun"