Selain obat, Pemkab Pulau Morotai juga tidak bisa lagi membeli tinta printer untuk percetakan KK, KTP, maupun administrasi kependudukan lainnya.
“Dan beberapa hari ini kemarin Dukcapil tidak bisa lagi memberikan pelayanan pembuatan e-KTP dan lain-lain, karena tintanya habis. Baru dari Dukcapil sudah tidak lagi berani berhutang di luar, karena hutang mereka sudah banyak. Jadi sementara ini pelayanan pembuatan KTP dan lain-lain belum jalan di Dukcapil,” katanya.
Belum lagi, menurut Judi, ada sejumlah warga desa di seputaran Kota Daruba yang mengeluh karena air PDAM-nya sudah tidak jalan selama beberapa hari kemarin. “Ini kebutuhan dasar masyarakat yang harus bisa diselesaikan,” harap Judi.
Tak sampai disitu, Judi juga mengungkapkan jika dalam pembayaran TTP ASN juga ada dugaan pilih kasih yang dilakukan oknum pejabat tertentu terhadap sejumlah ASN.
“Jadi ada ASN yang mengeluh katanya dong pe TTP belum bayar. Jadi kesannya ada dinas yang dianaktirikan. Karena dinas yang sudah dibayar, tapi ada yang belum. Ini yang perlu kita undang Pj Bupati dan Sekda untuk kita bicarakan bersama,” pungkas Judi.
Pewarta : Muhammad Rifai
Editor : Erwin Egga
