Bupati mengatakan, program GEMARIKAN diharapkan mampu membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat dan pemenuhan kebutuhan protein keluarga.“ Dengan potensi perikanan yang dimiliki, Halmahera Tengah memiliki peluang besar untuk menjadikan ikan sebagai salah satu sumber pangan utama masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” akunya.
Keterlibatan 10 kecamatan dalam lomba tersebut menunjukkan adanya semangat bersama untuk mengembangkan kreativitas dalam pemanfaatan hasil perikanan lokal. “ Selain aspek kesehatan dan gizi, pengembangan berbagai produk olahan ikan juga diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui peningkatan nilai tambah hasil perikanan,” terangnya.
Sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK, organisasi perempuan dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan gerakan gemar makan ikan dapat terus berkembang dan diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari. Melalui kegiatan Lomba Masak Serba Ikan Tahun 2026, Pemkab Halmahera Tengah berharap budaya mengonsumsi ikan semakin kuat di tengah masyarakat.“ Gerakan tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Halmahera Tengah yang sehat, cerdas, produktif dan sejahtera,” harapnya.
Semangat GEMARIKAN juga menjadi bagian dari upaya memanfaatkan potensi pangan biru Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. “Mari tingkatkan konsumsi ikan, manfaatkan kekayaan laut secara bijak, dan bersama wujudkan masyarakat Halmahera Tengah yang sehat, cerdas dan sejahtera,” tutur Ikram. (udy)