TPID Kota Tidore Ikut Rakor Pengendalian Inflasi 

Sementara itu, hadir ditengah-tengah jalannya rakor tersebut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan, Presiden memberikan apresiasi tinggi karena inflasi di angka 1,84% (y-o-y) dan inflasi m-t-m mengalami deflasi 0,12%. “Ini adalah angka terendah sepanjang kita rakor selama dua tahun ini, dan menjadi terendah semenjak Indonesia merdeka,” katanya.

Tito menambahkan, sepuluh provinsi yang inflasinya tertinggi pada bulan September 2024 berada di Papua Pegunungan, Papua Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, Gorontalo, Bali, Papua Barat Daya, Kepulauan Riau, dan Kalimantan Timur.

“Sedangkan sepuluh provinsi yang inflasinya terendah pada bulan September 2024 yaitu Bangka Belitung, Papua, Sulawesi Tenggara, NTT, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Bengkulu, dan Aceh,” imbuhnya.

Usai mengikuti rakor, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Abdul Hakim Adjam mengatakan, pada prinsipnya pemerintah daerah Kota Tidore Kepulauan melalui TPID tetap konsisten untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam rangka menjawab kebutuhan masyarakat.

“Terutama dalam pengendalian inflasi di daerah, walaupun dalam 1-2 minggu kedepan terjadi transisi pemerintahan secara nasional, tetapi kerja-kerja TPID tetap kita laksanakan dan dimaksimalkan untuk meminimalisir kenaikan harga-harga barang, sehingga keterjangkauan harga dan stabilitas barang-barang distribusi ini tetap berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,” Ungkapnya.

Pewarta    : Humas Pemkot Tidore  
Editor   : Erwin Egga