Pemerintah daerah juga membuka peluang seluas-luasnya bagi kegiatan pengembangan dan penelitian oleh civitas akademika UGM. “Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi, khususnya bagaimana pendidikan di Halmahera Tengah bisa semakin maju dan sejajar dengan daerah lain,” tambahnya.
Sekretaris Daerah Halmahera Tengah yang juga selaku Ketua KAGAMA Halteng menindaklanjuti hasil pertemuan daring sebelumnya, khususnya terkait rencana program studi yang akan melaksanakan KKN di Halteng, dengan fokus awal pada bidang perikanan.
Beberapa wilayah juga akan dikhususkan sebagai lokasi pengembangan sektor perikanan. Selain itu, Bupati Halmahera Tengah sebelumnya juga telah menyampaikan rencana pengembangan kawasan industri peternakan di daerah.
Terkait pengembangan sumber daya manusia, Pemda Halteng mendorong terwujudnya nota kesepahaman (MoU) atau kerja sama resmi dengan UGM, termasuk peluang bagi putra-putri Halmahera Tengah untuk menempuh pendidikan di UGM melalui skema kerja sama daerah.
“Kami optimis anak-anak Halteng mampu bersaing dan lolos di UGM. Harapan kami, tahun ini sudah ada yang bisa melanjutkan studi di sini,” ungkap Wakil Bupati.
Menanggapi hal tersebut, pihak UGM menyatakan sangat merespons positif berbagai usulan dan inisiatif dari Pemda Halteng. Pihak universitas menyampaikan bahwa sebelumnya UGM juga pernah membimbing tenaga medis, termasuk seorang dokter mata yang kini bertugas di Ternate.
UGM juga memaparkan sejumlah bidang yang dapat dikolaborasikan melalui program afirmasi daerah, seperti peternakan, perikanan, keperawatan, dan gizi. Sementara untuk bidang kedokteran, pihak UGM akan melakukan koordinasi lebih lanjut.
