Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Warga Jailolo Dihebohkan Temuan Mayat - FajarMalut.com

Warga Jailolo Dihebohkan Temuan Mayat

Mayat yang ditemukan

JAILOLO – Warga Kecamatan Jailolo Kabupaten Halmahera Barat dihebohkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki yang terapung di kali Todowongi Desa sekitar pukul 09.30 WIT, Minggu (19/09/2021) akhir pekan kemarin.

Mayat tersebut diketahui bernama Mei Ene (27), warga asal Loloda yang berdomisili di Dusun Bakun, Desa Todowongi sekitar satu tahun lebih. Mayat Mei ditemukan Karel Bunga, hendak mencari ternak sapi miliknya di kebun yang tak jauh dari rumahnya.

Tiba-tiba ia melihat benda yang mencurigakan itu, dirinya sontak memberitahukan kepada salah satu rekan bernama Fredik Jurame untuk sama-sma memastikan benda yang terapung itu. Alhasil, benda yang mencurigakan itu ternyata mayat seorang pria.

“Saya tujuannya mencari sapi, namun karna Sapi temukan di lumpur, karena tangan dan kaki kotor lumpur sehingga saya ke kali untuk cuci tangan dan kaki dan melihat ada benda putih dalam air. Saya langsung lari menuju ke kebun milik salah satu warga Fredik memanggil dia bersama – sama melihat benda tersebut, dan ternyata itu mayat laki-laki yang terapung,” tutur Karel ketika dikonfirmasi wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo.

Staf Dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). itu langsung bergegas ke menyampaikan ke warga. Informasi yang dikantongi oleh pihak keluarga, korban korban yang merupakan anak yatim piatu itu keluar dari rumah kakaknya sejak Minggu 19 September 2021. Mayat tersebut langsung dievakuasi oleh Polres Halbar, BPBD bersama pemerintah desa setempat ke RSUD Jailolo. Tim Identifikasi Polres Halbar ketika ditanya penyebab kematian, belum bisa memberikan keterangan secara resmi karena belum ada hasil visum dari RSUD. (ais)

Berita Terkait