TIDORE – Semangat gotong royong dan kemandirian ditunjukkan secara nyata oleh masyarakat Lingkungan Mangga Gole, Kelurahan Mafututu, Kecamatan Tidore Timur.
Untuk membuka akses transportasi perkebunan yang layak, warga RT 07 dan RT 08 kembali bergerak menggalang dana tahap ketiga yang dialokasikan khusus untuk pengecoran jalan tani.
Aksi swadaya ini dilakukan setelah sebelumnya warga berhasil menuntaskan tahap awal pembangunan. Di tahap awal, setiap Kepala Keluarga (KK) menyumbangkan dana sebesar Rp 100.000. Uang yang terkumpul kemudian digunakan untuk menyewa alat berat berupa ekskavator selama 7 hari, guna melakukan pembongkaran, pembersihan, dan pembebasan lahan sepanjang satu kilometer untuk badan jalan.
Inisiator pembangunan jalan tani swadaya, Abdul Malik Alimuddin, menjelaskan bahwa gerakan ini murni lahir dari aspirasi dan kesepakatan bersama warga setempat. Menurutnya, setelah proses pembukaan lahan selesai, warga tidak ingin membiarkan jalan tersebut berupa tanah yang mudah rusak saat musim hujan.
“Setelah pembongkaran dan pembebasan lahan untuk badan jalan selesai, masyarakat kembali bermufakat. Kami sepakat untuk mengumpulkan uang kembali per kepala keluarga sebesar Rp 200.000. Dana ini nantinya akan digunakan untuk membeli material guna pengecoran jalan tani,” jelasnya.
