Wawali Tidore Ajak Umat Kristiani Bersatu Dengan Adat Seatoran

Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen menghadiri kegiatan adat tahunan di desa Siokona

TIDORE – Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen menghadiri kegiatan adat tahunan masyarakat umat kristiani di desa Siokona, Kecamatan Oba Tengah. 

Kegiatan tersebut dikenal dengan acara Tulude bertajuk “Kenakanlah kasih sebagai pengikat yang mempersatukan,” Rabu, (1/2/23).

Di kesempatan tersebut, Wawali mengaku kegiatan adat yang diselenggarakan masyarakat umat kristiani, perlu dilestarikan dan dipertahankan. 

Pasalnya, persoalan adat merupakan peninggalan leluhur yang harus dijaga. Karena dengan begitu kedamaian dan persatuan di tengah-tengah masyarakat akan terus terpelihara dengan baik.

“Melestarikan adat dan budaya yang dimiliki warga sanger ini, merupakan satu bentuk identitas masyarakat dalam mempertegas jati diri. Karena dengan adat seperti ini, kita dapat dipersatukan dari berbagai suku,” ungkapnya.

Wakil Walikota dua periode ini menambahkan, sebagai pelayan rakyat, dirinya akan selalu hadir bersama-sama dengan masyarakat dalam hajatan apapun. 

Karena dari rakyat, ia dan Ali Ibrahim bisa menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tidore Kepulauan.

“Rakyat adalah raja, Walikota, Wakil, kepala desa dan anggota DPRD itu pelayan. Sebagai pelayan, saya berkewajiban untuk melindungi rakyat, jadi siapapun yang datang melukai rakyat saya, maka sama halnya mereka juga telah melukai saya,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Ketua DPD PDIP Provinsi Maluku Utara ini meminta kepada tokoh-tokoh adat dan tokoh masyarakat di Desa Siokona agar terus bersinergi dengan pemerintah desa dan Kecamatan yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah Kota Tidore. Untuk terus menggalakkan kegiatan-kegiatan positif di tengah-tengah masyarakat.