“Perbedaan adalah sesuatu yang lumrah jika mengarah kepada kebaikan, untuk itu, dengan terus melestarikan adat dan budaya yang dimiliki, maka sudah tentu hidup kita akan damai, karena dengan adat yang ada, kita dapat menerapkan semangat bertoleransi, beretika dan saling menghargai antara satu dengan yang lain,” tambahnya.
Selain menghadiri acara Tulude di Desa Siokona, Wawali juga menyempatkan diri menghadiri acara yang sama di Kelurahan Akelamo, Kecamatan Oba Tengah, ditempat tersebut, Wawali ikut berpartisipasi dengan menyumbangkan uang tunai senilai Rp. 15 juta kepada panitia penyelenggara kegiatan. (ute)
1 2
