Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
2000 Lebih Warga Morotai Keluar Daerah Cari Pekerjaan - FajarMalut.com

2000 Lebih Warga Morotai Keluar Daerah Cari Pekerjaan

Disnakertrans Kabupaten Pulau Morotai

DARUBA – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pulau Morotai menyebutkan jumlah warga melakukan pengurusan kartu kuning di Morotai dalam 5 tahun terakhir berjumlah 3.421 orang. 

Dari jumlah itu, tercatat ada sebanyak  1.976 orang yang mencari pekerjaan di luar Kabupaten Pulau Morotai. 

“Angka 1.976 itu minus di tahun 2017, karena ditahun itu, Disnakertrans belum merekap berapa jumlah warga yang keluar mencari pekerjaan di kabupaten lain, sehingga diperkirakan, warga Morotai yang mencari pekerjaan di Kabupaten lain itu di angka sekira 2000 sekian orang,” jelas Kepala Disnakertrans Pulau Morotai, Ansar Tibu, Selasa (17/1/2023). 

Namun, kata dia, jumlah pengurusan kartu kuning di tahun 2017 ada sebanyak 310 orang, diantaranya laki-laki sebanyak 33 orang, perempuan 277 orang.

Sementara di 2018 jumlah pengurusan kartu kuning menurun sebanyak 304 orang, laki-laki 193 orang, perempuan 111 orang. Sedangkan tahun 2019 jumlahnya meningkat sebanyak 383 orang, laki-laki 265 orang, perempuan 146 orang. 

Untuk tahun 2020, lanjut dia, angka pengurusan kartu kuning kembali naik menjadi 568 orang, laki-laki 395 orang, perempuan 173 orang. Lonjakan tertinggi mulai terjadi di tahun 2021 yang jumlahnya mencapai 806 orang, laki-laki 634 orang, perempuan 172 orang, dan di tahun 2022 jumlahnya terus meningkat hingga di angka 1.050 orang baik laki-laki maupun perempuan.

“Jadi total warga yang mencari pekerjaan baik di dalam kabupaten maupun diluar kabupaten sebanyak 3.421 orang,” katanya. 

Menurutnya, seribu lebih jumlah pencari kerja di luar Morotai itu, banyak yang bekerja di pertambangan di beberapa Kabupaten di Maluku Utara (Malut). 

“Ada yang ke Papua Nugini (Negara tetangga). Papua Nugini tahun 2022 kemarin ada sekitar 4 orang, tapi rata-rata ke PT IWIP (Kabupaten Halmahera Tengah) yang banyak, di tahun 2022 so 1000 orang lebih,” ungkap Ansar. 

Ansar juga menambahkan, baru memasuki Januari 2023, sudah hampir 100 orang yang datang ke Disnakertrans untuk melakukan pengurusan kartu kuning.

“Baru kemarin so hampir 100 orang, ada yang ke PT IWIP, ada yang di Morotai juga di PT Jababeka,” ujarnya. (fay)

Berita Terkait