Data Penghalang Pemkot Ternate Beri Bantuan

TERNATE – Bantuan sosial kepada warga terdampak  covid-19, yang sampai kini belum  diberikan Pemkot Ternate, karena keterlambatan validasi data di instansi teknis dalam wilayah Kota Ternate.

Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman menyebutkan, bantuan itu rencananya hari ini disalurkan ke warga yang terdampak. “ Ini karena ada validasi data supaya jangan ada warga yang terlewatkan,” singkatnya, Selasa (5/5), sembari menyebut Rabu pagi dilakukan distribusi.

Terpisah, Sekda Kota Ternate Thamrin Alwi mengatakan, keterlambatan ini karena jumlah jiwa di kota Ternate banyak, bahkan ada data miskin serta ada juga yang terdampak covid-19.  Dia bahkan menyayangkan langkah Pemprov Malut yang telah melakukan pembagian, kekhawatirannya ada data ganda. “ Kami harap kedepan kalau distribusi ke kecamatan, tolong kami disampaikan supaya jangan terjadi rancu data di lapangan,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kalau ada yang dua kali kebagian bantuan, pihaknya tetap menyiapkan posko pengaduan, sehingga kalau ada yang terlewatkan saat penyaluran, dapat dilayani.

Kepala Dinas Sosial Kota Ternate Bachrudin mengatakan, bantuan yang akan diserahkan itu berjumlah 13.476 kepala keluarga, keterlambatan ini karena ada administrasi warga penerima belum masuk, bahkan ada data ganda. Untuk bantuan yang diserahkan itu berupa teh celup 2 kotak, beras 10 kilogram, gula pasir, telur, mie instan 10 bungkus, susu 2 kaleng, minyak goreng.

“Kalau yang kita siapkan itu untuk 15 ribu KK,” ungkapnya.Bantuan ini disalurkan ke 8 kecamatan yang tersebar di Kota Ternate.

“Penyaluran pertama ini dua kecamatan duluan, sesuai dengan data yang sudah masuk yaitu Ternate Barat dan Pulau Ternate, berikutnya Ternate Utara, baru kecamatan Moti dan seterusnya sesuai dengan data yang sudah valid baru kita salurkan. Penyaluran ini agak terlambat karena kita terkendala dengan data,” tandasnya. Sembari menyebutkan kalau ada warga yang mestinya menerima tapi belum tercover di data dapat melaporkan ke pihaknya.(cim)

Berita Terkait