TERNATE – Jumlah kasus positif Covid-19 di Maluku Utara (Malut) sudah mencapai 92 kasus. Jumlah ini bertambah setelah Ahad (17/5) sore, 4 orang terkonfirmasi positif
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Malut dalam pres release yang disampaikan juru Bicara Gugus Tugas Provinsi Malut, dr. Alwia Assagaf menjelaskan, pada Ahad (17/5), pihaknya telah menerima hasil pemeriksaan melalui tes cepat molekuler (TCM) di RSUD Chasan Boesoirie sebanyak 13 spesimen (12 orang), dengan hasil pemeriksaan terkonfirmasi positif sebanyak 4 orang dengan sebaran 2 di Kota Ternate dan 2 di Halmahera Utara.
“Maka jumlah kasus terkonfirmasi positif di provinsi Malut sampai hari ini menjadi 92 orang, selanjutnya kasus baru ini kami sebut sebagai kasus 89 sampai dengan kasus 92,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk sementara jumlah kasus sembuh sebanyak 12 orang, dan kasus yang meninggal sebanyak 4 orang. Dikatakan, berdasarkan hasil pengolahan data di pusat data dan informasi gugus tugas covid-19 Maluku Utara yang diperoleh dari dinas kesehatan Kabupaten/Kota dan KKP Kelas III Ternate. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 733 orang.
“Jumlah orang tanpa gejala pada hari ini ada penambahan sangat signifikan sebanyak 233 orang secara kumulatif di 8 kabupaten/kota, selain morotai dan Taliabu. Hal ini dikarenakan adanya tracking terhadap pasien positif,” ucapnya.
Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 12 orang. Untuk kasus ODP menurutnya, ada pengurangan secara keseluruhan sebanyak 6 orang di Halmahera Tengah (Halteng), Halmahera Selatan (Halsel) dan Morotai. Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 17 orang. “Untuk kasus pasien dalam pengawasan secara keseluruhan ada penambahan sebanyak 5 orang di Halmahera Barat (Halbar), Halmahera Tengah (Halteng) dan Ternate,” jelasnya.(nas)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

